Berita

Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Muhammad Sai, MA dan Silaturrahmi Rektor IAIQH Bagu-UIN Mataram Perkuat Sinergi Pengembangan Pendidikan Tinggi

06 Aug 2026 Admin IAIQH views
Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Muhammad Sai, MA dan Silaturrahmi Rektor IAIQH Bagu-UIN Mataram Perkuat Sinergi Pengembangan Pendidikan Tinggi

 

 Mataram -  Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali mencatat sejarah penting dalam pengembangan akademik melalui pengukuhan dua guru besar yang ke 72 & 73 dari total keseluruhan dalam Sidang Senat Terbuka yang diselenggarakan di Auditorium UIN Mataram pada Rabu, 5 Agustus 2026. Dua akademisi yang dikukuhkan sebagai profesor tersebut adalah Prof. Dr. H. Muhammad Sa’i, S.Ag., M.A., sebagai Guru Besar dalam bidang Tafsir Kontemporer Indonesia dan Prof. Dr. H. Fathul Maujud, S.Ag., M.A., sebagai guru besar dalam Bidang Manajemen Mutu Pendidikan Bahasa Arab.

 

Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. Masnun Tahir, M.Ag., serta dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, tokoh masyarakat, dan berbagai tamu undangan dari sejumlah perguruan tinggi. Turut hadir Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag., Wakil Rektor II UIN Mataram, Prof. Dr. H. Muhammad Saleh, M.A., Anggota Komisi II DPR RI, H. Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si., serta Rektor Institut Agama Islam Qamarul Huda (IAIQH) Bagu, Dr. H. Muhammad Ahyar, M.Si.

 

Dalam orasi ilmiah yang bertajuk pengembangan Tafsir Kontemporer Indonesia, Prof. Dr. H. Muhammad Sa’i menegaskan bahwa pemahaman Al-Qur’an harus mampu bergerak melampaui pembacaan tekstual semata. Menurutnya, wahyu perlu dihadirkan secara kontekstual agar mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat modern, mulai dari perkembangan ilmu pengetahuan, kemajuan teknologi, disinformasi digital, hingga krisis moral yang dihadapi generasi masa kini.

 

Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara ilmu-ilmu keislaman dengan sains dan teknologi sebagai fondasi dalam membangun peradaban yang berkarakter, berintegritas, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Quran. Gagasan tersebut menegaskan bahwa tafsir tidak hanya menjadi kajian akademik, tetapi juga menawarkan solusi atas berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.

 

Sementara itu, pengukuhan Prof. Dr. H. Fathul Maujud sebagai Guru Besar dalam bidang Manajemen Mutu Pendidikan Bahasa Arab memperkuat komitmen UIN Mataram dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola akademik, serta pengembangan pembelajaran bahasa Arab yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

 

Pengukuhan dua guru besar tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat budaya akademik di lingkungan UIN Mataram. Kehadiran para profesor baru diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi keilmuan, memperkuat tradisi riset, meningkatkan publikasi ilmiah bereputasi, serta memperluas kontribusi UIN Mataram dalam pengembangan pendidikan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Di sela-sela rangkaian acara pengukuhan, berlangsung pula silaturrahmi antara pimpinan UIN Mataram dan IAIQH Bagu. Pertemuan tersebut mempertemukan Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir M.Ag., dengan Rektor IAIQH Bagu, Dr. H. Muhammad Ahyar, M.Si., beserta jajaran pimpinan kedua perguruan tinggi.

 

Silaturrahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai wujud komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antar perguruan tinggi Islam di Nusa Tenggara Barat. Kedua pimpinan sepakat bahwa kolaborasi antar lembaga menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

 

Rektor IAIQH Bagu, Dr. H. Muhammad Ahyar, M.Si., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pengukuhan dua guru besar UIN Mataram, menurutnya, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UIN Mataram, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh perguruan tinggi Islam di Nusa Tenggara Barat untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat tradisi keilmuan.

 

Momentum pengukuhan guru besar sekaligus silaturrahmi antar pimpinan perguruan tinggi ini diharapkan menjadi awal yang semakin mempererat hubungan kelembagaan antara UIN Mataram dan IAIQH Bagu. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kemajuan masyarakat Indonesia. (Inung-QH Corner) 

Bagikan: