Institut Agama Islam Qamarul Huda (IAIQH) Bagu sukses menyelenggarakan Seminar Internasional bagi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dengan mengusung tema “Towards Inclusive and Sustainable Prosperity: Economic Growth, Business Dynamism, and Islamic Ethics”. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pascasarjana IAIQH Bagu, Kamis, 17 September 2026.
Seminar ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang menghadirkan Dr. Hanim Misbah, Ph.D., dosen senior sekaligus Research Fellow dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), sebagai narasumber utama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri dan disambut langsung oleh Rektor IAIQH Bagu, Dr. H. Muhammad Ahyar, M.Si., Wakil Rektor I, Dr. Lalu Khotibul Umam, M.A., Direktur Pascasarjana, Dr. Murdan, M.H., serta Dekan Fakultas Tarbiyah, Hasbullah, M.Pd.
Dalam sambutannya, Rektor IAIQH Bagu, Dr. H. Muhammad Ahyar, M.Si., menyoroti pentingnya penerapan etika bisnis dalam praktik ekonomi, khususnya dalam perspektif ekonomi dan perbankan syariah. Ia mengajak peserta untuk mencermati sejauh mana prinsip etika benar-benar diterapkan dalam aktivitas bisnis dan korporasi.
“Hal yang menarik untuk kita diskusikan hari ini adalah etika bisnis. Fenomena yang terjadi dalam dunia korporasi, misalnya terkait persoalan pajak, menimbulkan pertanyaan apakah perusahaan telah benar-benar menerapkan bisnis yang beretika. Dalam konsep perbankan syariah dan ekonomi syariah, apakah etika bisnis hanya menjadi prinsip atau juga telah menjadi norma yang dijalankan dalam praktik bisnis?” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Hanim Misbah, Ph.D., menyampaikan materi yang relevan dengan tema seminar, dengan memberikan penekanan pada urgensi etika bisnis dalam Islam. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan dinamika dunia usaha perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab moral dan nilai-nilai keislaman.
Dalam pemaparannya, Dr. Hanim menegaskan bahwa tanggung jawab kepada Allah Swt., etika profesional, serta pelaksanaan amanah harus menjadi landasan utama dalam setiap aktivitas kehidupan, termasuk dalam bidang ekonomi dan bisnis.
Selain menjadi ruang akademik untuk memperluas wawasan mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membuka peluang kerja sama antara IAIQH Bagu dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik internasional dan mendukung peningkatan mutu institusi menuju target akreditasi Unggul IAIQH Bagu.
Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif bahwa pertumbuhan ekonomi dan dinamika bisnis tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian keuntungan, tetapi juga harus diarahkan dan dikendalikan oleh prinsip etika Islam, tanggung jawab sosial, serta nilai-nilai amanah.
(Tika/Rani/Inung)