Benchmarking KKN Internasional dgn LP2M UIN Mataram
Selasa, 15 September 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Qamarul Huda (IAIQH) Bagu melakukan kunjungan resmi ke Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram dalam rangka silaturahmi sekaligus membahas persiapan kolaborasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang direncanakan berlangsung pada tahun 2027.
Kunjungan tersebut disambut secara langsung oleh Ketua LP2M UIN Mataram, Prof. Dr. H. Kadri, M.Si., bersama jajaran LP2M, diantaranya bidang Pengabdian kepada Masyarakat yang diwakili oleh Bapak Yusuf, bidang Penelitian dan Publikasi Ilmiah, serta bidang terkait disabilitas. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua LP2M, Sadip Indra Irawan Sayuti, M.Hum., Wiranda Bayu Aditama, M. Pd., selaku Sekretaris, dan Dr. Hafizin dari bidang Pengabdian kepada Masyarakat.
Pertemuan ini menjadi bagian penting dari langkah awal IAIQH Bagu dalam mempersiapkan program KKN Internasional. UIN Mataram dipilih sebagai salah satu mitra strategis karena memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan KKN Internasional di sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Thailand. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan IAIQH Bagu untuk menjalin kolaborasi dan memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai mekanisme serta tata kelola pelaksanaan KKN Internasional.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai aspek persiapan KKN Internasional, mulai dari mekanisme pelaksanaan, proses seleksi dan pembekalan peserta, teknis kegiatan di negara tujuan, hingga pola pembiayaan yang perlu dipersiapkan oleh mahasiswa. Pembahasan mengenai pembiayaan menjadi salah satu hal penting agar mahasiswa memperoleh gambaran yang jelas mengenai berbagai kebutuhan dan komponen biaya yang harus dipersiapkan sebelum mengikuti program.
Secara kelembagaan, IAIQH Bagu dan UIN Mataram telah memiliki Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Rektor IAIQH Bagu dan Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. Kerja sama tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LP2M IAIQH Bagu dan LP2M UIN Mataram sebagai landasan teknis pelaksanaan kolaborasi KKN Internasional, khususnya untuk rencana kegiatan di Malaysia.
Kunjungan ini mendapat sambutan yang sangat baik dari pihak UIN Mataram. Bahkan, agenda yang semula direncanakan hanya untuk bertemu dengan unsur bidang Pengabdian kepada Masyarakat berkembang menjadi pertemuan bersama Ketua LP2M UIN Mataram. Hal tersebut menunjukkan keterbukaan dan antusiasme UIN Mataram dalam menyambut inisiatif kolaborasi yang dibangun oleh LP2M IAIQH Bagu.
Bagi LP2M IAIQH Bagu, pengalaman dan informasi yang diperoleh melalui kunjungan tersebut menjadi bekal berharga dalam mematangkan persiapan KKN Internasional tahun 2027. Program ini diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa IAIQH Bagu untuk memperoleh pengalaman akademik, sosial, dan pengabdian di tingkat internasional. Jika selama ini mahasiswa lebih banyak mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata atau B3KL di wilayah NTB, ke depan mereka diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian lintas negara melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, khususnya dalam pelaksanaan KKN Internasional di Malaysia.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi dan membangun jejaring kelembagaan antara IAIQH Bagu dan UIN Mataram. Komunikasi dan koordinasi antara kedua belah pihak akan terus dilanjutkan hingga terwujudnya Perjanjian Kerja Sama dan kesiapan teknis program, sehingga rencana KKN Internasional 2027 dapat terlaksana dengan baik serta memberikan pengalaman dan manfaat yang luas bagi mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat di negara tujuan. (Diah/Rani/Inung)