Penanaman Ketapang Kencana dan Pucuk Merah sebagai Wujud Pelestarian Lingkungan Alam Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat

Penulis

  • Institut Agama Islam Qamarul Huda

Kata Kunci:

B3KL, Ketapang Kencana, Pucuk Merah, Pelestarian Lingkungan, Partisipasi Masyarakat

Abstrak

program Belajar, Berkarya, Berbasis Kerja Lapangan (B3KL) adalah wujud nyata
pengabdian mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan yang semakin rumit, khususnya di
daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis
kegiatan penanaman pohon Ketapang Kencana (Terminalia mantaly) dan Pucuk Merah
(Syzygium myrtifolium) sebagai strategi untuk melestarikan lingkungan di Desa Lantan,
Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Metode
yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, yang
melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat lokal dalam proses perencanaan
hingga pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan berbagai
pihak dalam program penanaman pohon memberikan dampak positif terhadap peningkatan
kesadaran ekologi masyarakat, perbaikan kualitas ruang terbuka hijau, serta penguatan
nilai-nilai kearifan lokal dalam menjaga kelestarian alam. Penanaman Ketapang Kencana
berfungsi untuk mereduksi suhu lingkungan dan menyediakan keteduhan, sedangkan Pucuk
Merah berperan sebagai elemen estetika dan pendukung keanekaragaman hayati. Dengan
demikian, kegiatan B3KL ini tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan
fisik, tetapi juga membangun sinergi antara ilmu pengetahuan, aksi sosial, dan pelibatan
masyarakat secara berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-30